Aparat Buru Gerombolan Pelajar Bercelurit Begal Pemotor di Medan

Aparat Buru Gerombolan Pelajar Bercelurit Begal Pemotor di Medan

Medan, CNN Indonesia

Video aksi kekerasan dan perampokan kendaraan bermotor yang dilakukan gerombolan remaja di Medan, Sumatera Utara viral di media sosial.

Pasalnya para remaja yang masih berstatus sebagai pelajar ini membegal pengendara motor di siang bolong di tengah keramaian.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa mengaku dari penyelidikan gerombolan tersebut merupakan pelajar. Aparat kepolisian masih melakukan pengejaran.

“Semua pelajar, beberapa pelaku sudah kita identifikasi. Petugas masih melakukan pengejaran,” kata dia.

Sebagai informasi, sebelumnya viral rekaman video yang menunjukkan puluhan pelajar bermotor sedang konvoi di Jalan Gagak Hitam, Kecamatan Medan Sunggal.

Kemudian mereka menganiaya dan membawa lari kendaraan milik pengendara sepeda motor yang terjebak kemacetan. Kronologinya, mereka turun dari motornya lalu memukuli dua pengendara tadi.

Beberapa di antaranya membawa celurit dan tongkat bisbol. Merasa terancam, pengendara sepeda motor tadi berusaha menyelamatkan diri. Namun gerombolan tersebut mengayunkan celurit dan pemukul bisbol yang mereka bawa ke arah para korban yang juga masih remaja.

Saat itu beberapa kendaraan juga berhenti. Namun tak ada yang menolong korban.

Gerombolan pelajar tadi terus mengejar para korban. Setelah korban melarikan diri, mereka pun membawa sepeda motor Scoopy merah dan Honda Beat milik korban yang tergeletak di jalan. Peristiwa itu disebutkan terjadi pada Jumat (21/10) dan terekam kamera CCTV.

DPRD Sumut Minta Polisi Bertindak Cepat

Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting buka suara terkait kejadian itu. Dia meminta jajaran kepolisian bertindak cepat menangkap pelaku kejahatan jalanan yang menghebohkan di Jalan Gagak Hitam, tersebut.

“Saya baru melaksanakan kegiatan peringatan Sumpah Pemuda di dua sekolah hari ini dan terus mengingatkan para pelajar tidak terjerumus dalam narkoba, tidak ugal-ugalan apalagi melakukan kejahatan yang berujung pidana,” ujarnya.

Baskami mengaku prihatin. Sebab kejahatan jalanan itu dilakukan kaum pelajar. Karena itulah dia meminta agar kegiatan-kegiatan yang positif bagi remaja perlu digalakkan.

“Kami baru saja menyelesaikan ajang kejuaraan kolaborasi antar pelajar juga turnamen sepakbola, sebagai wadah para anak muda untuk terus mengembangkan bakatnya,” imbuhnya.

Baskami juga meminta, pada peringatan Sumpah Pemuda ini, sudah selayaknya kaum muda untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa. Tak hanya itu, dia mengingatkan orangtua agar memantau kegiatan anak anaknya.

“Saya juga meminta para orangtua untuk terus memantau kegiatan anak-anak kita. Apabila belum cukup umur, jangan diberikan sepeda motor,” jelasnya.

(fnr/kid)


[Gambas:Video CNN]



Artikel ini bersumber dari www.cnnindonesia.com.