Tekno  

Fungsi Chipset dan RAM di Smartphone, Lebih Penting Mana?

Fungsi Chipset dan RAM di Smartphone, Lebih Penting Mana?

Telset.id – Kita sering mendengar orang membahas soal RAM dan chipset yang mengotaki sebuah smartphone. Meski kedua komponen ini sering dibicarakan, tapi mungkin tidak banyak yang tahu seberapa penting keberadaan kedua komponen itu. Kita akan mengulas singkat fungsi chipset dan RAM pada sebuah smartphone.

Random Access Memory atau biasa disebut RAM, dan chipset biasanya merupakan dua komponen yang sering menjadi bahan pertimbangan orang sebelum membeli smartphone.

Sebenarnya tidak ada yang aneh, karena bagi orang yang sudah paham, keduanya merupakan komponen yang penting untuk menunjang kinerja sebuah perangkat smartphone. Boleh dibilang chipset dan RAM adalah otaknya smartphone.

Biasanya para vendor akan menyematkan chipset terkuat dengan RAM besar pada smartphone flagship mereka. Tapi saat ini, ponsel kelas menengah juga sudah ditenagai chipset tangguh dan RAM yang besar, sebut saja seperti Poco M4 Pro (MediaTek Helio G96 + RAM 8GB).

Namun terkadang pengguna juga mengalami dilema saat mereka harus memilih chipset tangguh atau kapasitas RAM yang besar sebelum membeli smartphone. Hal ini sangat wajar dan sering dialami para pengguna, terutama di segmen HP kelas menengah dan bawah, dimana harga juga akan menjadi pertimbangan saat membeli.

Lantas, apa fungsi chipset dan RAM? Ketika kita harus memilih antara chipset atau RAM, mana yang lebih diutamakan saat membeli smartphone? Well, Telset akan coba memberikan sedikit gambaran soal fungsi chipset dan RAM di sebuah smartphone, agar membantu Anda dalam memilih smartphone.

BACA JUGA:

Mengapa chipset penting?

Sebagai otak dari smartphone, chipset adalah komponen yang mengontrol semua aktivitas di smartphone dan memastikannya berfungsi dengan baik. Pertimbangan yang harus diperhatikan saat melihat sebuah chipset adalah jumlah core dan berapa kecepatan clock-nya.

Jumlah core memastikan tindakan selalu diproses tepat waktu sementara kecepatan clock menentukan jumlah instruksi yang dapat dieksekusi per detik.

Kini berbagai produsen chipset telah menghadirkan chipset yang kencang di kelasnya. Misalnya saja MediaTek yang gencar menghadirkan chipset performa kencang untuk kelas mid-range melalui lini Helio G Series-nya.

Di sini kami memberikan contoh Poco M4 Pro yang dilengkapi chipset octa-core MediaTek Helio G96. Chipset yang terkenal mampu memberikan performa yang konsisten, dan tanpa hambatan, yang membuat ponsel ini mampu konsisten digunakan dalam waktu yang lama.

Chipset mid-range yang kencang besutan MediaTek ini dibangun pada fabrikasi 12nm dari TSMC. MediaTek menggunakan dua klaster CPU, yaitu 2-core Cortex A76 dengan clock speed 2,05 GHz sebagai core performanya dan 6-core Cortex A55 dengan clock speed 2 GHz sebagai core efisiensinya.

Bagaimana RAM memberikan performa kencang?

Random Access Memory atau RAM memiliki fungsi untuk menyimpan berbagai file sistem atau aplikasi yang sedang dipakai oleh sistem ponsel “untuk sementara waktu”. Karena disimpan di sana, ponsel otomatis akan membaca, menjalankan, atau meluncurkan suatu aplikasi dengan cepat.

Sebelum disimpan di RAM, berbagai file sistem dan aplikasi yang ada di ponsel sendiri, termasuk file sistem operasi (OS), tersimpan di memori internal perangkat.

Singkatnya, RAM adalah jenis memori super cepat yang menyimpan aplikasi yang telah dibuka sejak menghidupkan ponsel. Memori itu memungkinkan pengguna kembali ke aplikasi yang sebelumnya digunakan dan melanjutkan tepat di tempat terakhir yang ditinggalkan, tanpa penundaan.

RAM juga berguna untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi secara bersamaan, tanpa memperlambat performa ponsel secara keseluruhan, atau yang populer disebut multitasking.

Saat ini, sebagian besar pengguna lebih memilih ponsel RAM 6GB hingga 8GB yang memberi mereka pengalaman yang lancar. Apalagi di rentang harga HP 2 jutaan, ukuran RAM tersebut sudah terbilang lebih dari cukup dan kencang menjalankan berbagai aplikasi.

Kembali kita melihat sampel pada Poco M4 Pro yang dilengkapi dengan RAM paling maksimal hingga 8GB + 3GB memory expansion serta memori penyimpanan hingga 256 GB yang bisa diperluas dengan microSD hingga 1TB.

Formasi ini memberikan pengguna kenyamanan dalam penggunaan smartphone, baik sebagai daily driver, foto-video, hingga gaming.

BACA JUGA:

Poco M4 Pro Chipset dan RAM

Melihat keinginan dan kebutuhan pengguna, Poco memudahkan mereka tanpa perlu memilih antara chipset atau RAM yang lebih diutamakan. Poco M4 Pro memiliki spesifikasi chipset kencang di kelas mid-range, MediaTek Helio G96, dan RAM hingga 8GB + 3GB memory expansion,

Ditambah lagi dukungan memori penyimpanan hingga 256GB yang bisa diperluas dengan microSD hingga 1TB, sehingga pengguna akan mendapatkan performa ekstrem paling maksimal di kelasnya. Yang menarik, Poco menawarkan performa smartphone terkencangnya di rentang harga 2 jutaan saja. Cukup menarik. [HBS]

 

Artikel ini bersumber dari telset.id.