Kesalahan Eksfoliasi Wajah bagi Wanita di Atas 50 Tahun, Apa Saja?

Kesalahan Eksfoliasi Wajah bagi Wanita di Atas 50 Tahun, Apa Saja?

rekomendasi.co.id – Dalam hal perawatan kulit, menemukan eksfoliator wajah yang tepat adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan penampilan yang bebas keriput dan glowing.

Hal ini terutama berlaku untuk wanita berusia di atas 50 tahun.

Namun, menggunakan eksfoliator secara berlebihan sebenarnya dapat menyebabkan lebih banyak kerusakan pada wajah, daripada tidak menggunakannya sama sekali.

Terlebih, hal itu juga dapat menghilangkan minyak yang dibutuhkan kulit untuk menjadi lebih glowing.

Nah, untuk mendapatkan jawaban yang jelas mengenai kesalahan eksfoliator wajah terburuk bagi wanita berusia di atas 50 tahun, para ahli memaparkan penjelasan mereka, seperti yang dilansir dari laman She Finds berikut ini.

Eksfoliasi yang berlebihan

Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati dari permukaan kulit.

Hal ini dapat dilakukan dengan scrub, face pad, atau larutan buatan sendiri.

Meskipun eksfoliasi dapat menjadi alat yang sangat baik untuk melapisi kembali kulit kita, namun ada yang namanya eksfoliasi yang berlebihan.

Melakukan eksfoliasi secara berlebihan dapat menjadi akar penyebab penuaan dini.

Jika kita melakukan eksfoliasi terlalu sering, hal ini dapat menyebabkan kemerahan, iritasi, dan bahkan kekeringan pada kulit.

Dan, apabila kita sudah memiliki masalah kulit tertentu, atau memiliki kulit yang menua, hal ini dapat mempersulit kita untuk mendapatkan kulit yang lebih glowing.

Melakukan eksfoliasi terlalu sering juga berpotensi menyebabkan infeksi pada kulit jika terjadi iritasi.

Oleh karena itu, membatasi eksfoliasi menjadi 2-3 kali seminggu adalah pilihan terbaik.

Namun, pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter kulit guna mengetahui proses eksfoliasi dalam jumlah yang tepat untuk jenis kulit maupun iklim tempat kita tinggal.

“Pengelupasan kulit yang berlebihan dapat mengganggu penghalang kulit yang dapat meningkatkan potensi iritasi atau kekeringan pada kulit.”

Demikian penuturan seorang dokter spesialis kulit dan pendiri Derm to Door, Dr Marisa Garshick.

“Jika kulit menjadi kering, hal ini dapat memperburuk tanda-tanda penuaan, serta membuat garis-garis halus dan kerutan menjadi lebih terlihat,” kata dia.

Untuk mencegah efek pengeringan dari eksfoliator, kita hanya perlu menambahkan kelembapan kembali ke dalam kulit.

Menggunakan eksfoliator dengan microbeads

Meskipun eksfoliasi sangat penting untuk mendapatkan kulit yang cantik, kita juga harus berhati-hati dengan jenis eksfoliator yang kita gunakan.

Para ahli merekomendasikan untuk menghindari eksfoliator dengan microbeads.

Microbeads, atau ribuan manik-manik plastik kecil yang biasa ditemukan dalam scrub eksfoliasi, dapat menjadi ganas bagi kulit dan sangat tidak ramah terhadap lingkungan.

Mungkin sulit untuk menemukan eksfoliator tanpa microbeads, mengingat betapa seringnya perusahaan kosmetik menggunakannya dalam produk mereka.

Tapi, microbeads dapat menggores kulit kita terlalu banyak dan benar-benar menghilangkan sel-sel kulit sehat yang dapat mempercepat proses penuaan.

Sebagai gantinya, pilihlah alternatif yang lebih alami.

Menurut dokter spesialis kulit dan anggota American Board of Dermatology, Dr Lily Talakoub, eksfoliasi adalah bagian penting dari rutinitas perawatan kulit yang sukses, selama kita tidak melakukannya secara berlebihan.

“Kita harus melakukan eksfoliasi antara 1-3 kali seminggu dengan eksfoliator tanpa microbeads,” sarannya.

“Hal ini dapat membantu menghaluskan kulit dan membuat kulit kita glowing secara alami,” imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

error: Content is protected !!