Tekno  

Laba Bersih WOM Finance Naik 62% Per September 2022

Laba Bersih WOM Finance Naik 62% Per September 2022

Techbiz.id – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) melaporkan berhasil melanjutkan pertumbuhan positif dan efisien yang terjaga dengan baik pada kuartal III-2022.

Direktur keuangan, Cincin Lisa Hadi menyebutkan, WOM Finance berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp3,3 triliun hingga kuartal III-2022, meningkat 10% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3 triliun.

“Sementara itu, laba bersih WOM Finance meningkat 62% menjadi Rp123 miliar dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 yang mencapai Rp76 Miliar,”jelas Cincin.

Total Aset WOM Finance sebesar Rp 5,5 triliun, meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,8 triliun. Total Ekuitas Rp 1,4 triliun, meningkat 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,3 triliun.

Dari sisi Rasio, WOM Finance tetap menjaga risiko kredit yang rendah. Rasio kredit bermasalah (non-performing financing/NPF) gross membaik berada di level 1,7% dan NPF nett berada di level 0,7%. Return on Assets (ROA) sebesar 4.3% dengan Return
on Equity (ROE) 11.9%, masing-masing tumbuh positif 1,7% dan 3,9% dibandingkan September 2021.

Dalam kesempatan yang sama, Djaja Suryanto Sutandar, Presiden Direktur WOM Finance mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sempat mengalami perlambatan selama pandemi yang telah berjalan kurang lebih dua tahun. Namun, Indonesia berhasil keluar dari keadaan tersebut dan mulai mengalami pertumbuhan. Pada masa pemulihan pasca pandemi, WOM Finance terus menunjukkan performa yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Segmen pembiayaan kendaraan bermotor, logam mulia (emas) dan pembiayaan
multiguna WOM Finance berhasil tumbuh positif. Hal ini ditopang oleh model bisnis yang tepat dan kolaborasi dengan ekosistem digital. Penyaluran pembiayaan secara
tepat merupakan cerminan dari keinginan kami untuk kembali pulih seperti sebelum masa pandemi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djaja meyampaikan bahwa di tahun 2023 WOM Finance akan terus melakukan pengembangan potensi bisnis, baik wilayah pembiayaan maupun kanal distribusi untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis dengan melakukan digitalisasi proses bisnis sehingga dapat meningkatkan produktivitas Perusahaan.

Selain itu, perseroan juga akan mengoptimalisasi database atas existing customer Perusahaan dengan kategori excellent – good dan optimalisasi strategi penagihan yang mengutamakan penanganan early overdue.

“Kami juga akan terus melakukan perbaikan secara berkesinambungan terhadap
proses inisiasi kredit dengan terus melakukan evaluasi kebijakan dan prosedur kredit,” ujarnya lagi.

Djaja pun meyakini bahwa pada tahun depan bisnis pembiayaan akan makin membaik, mengingat kondisi pemulihan perekonomian sudah menunjukkan tren
positif.

“Kami optimis bahwa pertumbuhan industri pembiayaan pada tahun depan
akan semakin baik, terlebih bagi WOM Finance karena ruang untuk tumbuh masih besar,” tutupnya.

Artikel ini bersumber dari techbiz.id.