Travel  

Masjid Salman ITB, Masjid Bersejarah dengan Desain Arsitektur Unik di Bandung

Masjid Salman ITB, Masjid Bersejarah dengan Desain Arsitektur Unik di Bandung

rekomendasi.co.id – ITB atau Institut Teknologi Bandung merupakan salah satu Institut bergengsi di Indonesia. Bila berkunjung ke Institut ini tak hanya bisa berkeliling kampus namun juga harus mampir ke salah satu lokasi yang terkenal disana. Masjid Salman ITB adalah bangunan yang mempunyai daya tarik arsitektur tersendiri dan juga nilai sejarah.

Tak hanya sebagai tempat ibadah umat muslim di ITB, namun masjid ini menjadi objek wisata yang sering dikunjungi tak hanya warga Bandung namun juga para wisatawan luar kota. Tempat ibadah terkenal di ITB ini juga banyak difungsikan sebagai tempat belajar mahasiswa hingga dosen. Yuk, simak beberapa fakta tentang masjid ITB dibawah ini.

Daya Tarik yang Dimiliki Masjid Salman ITB

1. Dibangun Tahun 1964

Masjid Salman ini dibangun pada tahun 1964. Sehingga sebelum tahun tersebut, para mahasiswa dan dosen ITB akan melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di gedung Aula Barat ITB. Namun pembangunan masjid ini baru dilaksanakan setelah ada kunjungan dari Kasab Jendral A.H. Nasution ke ITB saat itu.

Kasab Jendral A.H. Nasution berencana memberi ceramah di ITB, sehingga mahasiswa ITB bermaksud mewujudkan pembangunan masjid disana. Nama Masjid Salman sendiri juga berasal dari usulan Presiden RI pertama yang sekaligus alumni ITB yakni Presiden Soekarno. Sehingga pada tahun 1972 masjid ini mulai resmi digunakan.

2. Desain Interior dan Eksterios Masjid

Salah satu hal yang menarik dari masjid di ITB ini adalah desainnya yang unik. Desain atap masjid ini tidak seperti masjid kebanyakan yang menggunakan kubah. Atap masjid ini menggunakan bentuk yang cekung dan berbentuk seperti cawan. Selain itu terdapat juga pola seperti garis yang menghiasi dinding dan juga tiang penyangga.

Tak hanya bagian desain luar masjid yang tampak menarik, namun desain bangunan bagian dalamnya juga tak kalah cantik. Desain interior Masjid Salman ITB sebagian besar menggunakan bahan kayu jati. Sehingga konsep yang digunakan merupakan perpaduan antara tradisional dan juga modern yang unik.

Desain masjid ini tak hanya terlihat menarik namun juga mempunyai fungsi untuk orang yang melakukan kegiatan di dalamnya. Desain masjid akan cenderung menghalangi cahaya matahari masuk ke dalam terlalu banyak. Sehingga tanpa kipas angin atau pendingin ruangan, masjid ini tetap terasa sejuk dan teduh di dalamnya.

3. Terdapat Bangunan Menara

Daya tarik dari bangunan ini juga terletak pada adanya menara yang tinggi menjulang di samping masjid. Bangunan menara ini di desain menjadi satu dengan bangunan masjid. Bahan yang digunakan juga sama yaitu berbahan dasar beton. Bangunan menara yang tinggi ini tampak kokoh namun mempunyai desain yang sederhana namun menarik.

Konsep minimalis yang diusung untuk tema pembangunan menara ini membuat bangunan ini minim ornamen atau hiasan yang berlebihan. Bangunan menara yang unik ini ternyata juga mempunyai makna filosofis dibaliknya yaitu agar selalu menjaga keimanan kepada Tuhan dan rendah hati dalam kehidupan.

4. Makna Filosofis Dibalik Desainnya

Desain bangunan yang unik dan istimewa dari Masjid Salman ITB ini tak hanya menarik untuk dilihat namun juga mempunyai makna filosofis dibaliknya. Salah satu makna yang terkandung dalam bangunan ini adalah adanya makna ikatan batin, bila melakukan ibadah di Masjid ini. Ikatan antara pemeluk agama dan Sang penciptanya ini akan membuat suasana lebih khusyuk.

Suasana masjid yang selalu ramai dan tak hanya digunakan sebagai tempat ibadah namun juga sebagai tempat berkumpul ini juga menjadi simbol bahwa Agama dan Pendidikan adalah hal yang selalu berbarengan. Sehingga pendidikan dan agama akan menjadi hal yang selalu diajarkan sebagai dasar kehidupan.

Banyak makna filosofis yang bisa didapatkan dari desain bangunan masjid. Misalnya dari desain kubah atap masjid yang berbentuk cawan dan bukan kubah. Makna dibalik desain ini adalah sebagai wujud penggambaran dari umat yang berdoa dengan khusyuk berposisi tangan yang menengadah ke atas.

Makna filosofis lainnya didapat dari banyaknya penggunaan garis vertikal untuk dinding dan tiang masjid. Garis vertikal ini akan menggambarkan hubungan antara manusia dengan Tuhannya. Sedangkan garis horizontal yang juga ada di bagian bangunan akan menggambarkan hubungan manusia dengan sesamanya.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Masjid Salman ITB ini tepatnya terletak di Jalan Ganeca 7 Kota Bandung, Jawa Timur. Lokasinya cukup mudah ditemukan. Bila anda wisatawan luar kota yang tidak mengerti jalanan Kota Bandung, anda bisa mencari lokasi masjid ini di Google Maps. Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun transportasi umum untuk sampai ke lokasi Masjid.

Bila anda berkendara dari Jakarta, maka anda bisa mengambil rute ke arah ke fly over Pasupati setelah keluar dari Gerbang Tol Pasteur, naik ke fly over Pasupati. Kemudian anda bisa mengambil arah ke Jalan Taman Sari dan mengambil jalur kiri. Diteruskan dengan berkendara Lurus belok ke kanan masuk kawasan Kebon Binatang Bandung.

Bila anda menggunakan transportasi umum seperti bus, maka anda bisa turun langsung di Terminal Leuwi Panjang, lanjut dengan naik bus Damri Leuwi Panjang – Dago dan turun di Jalan Ir H Djuanda dan Jalan Ganesha. Lokasi tersebut akan dekat dengan Rumah Sakit Boromeus dan dari sini anda bisa berjalan kaki.

Tak hanya dengan bus, anda juga bisa menggunakan transportasi umum seperti kereta api. Anda bisa turun di Stasiun Bandung kemudian meneruskan dengan naik angkot arah Stasiun Hall – Dago hingga turun di Jalan Ir H Djuanda dan Jalan Ganesha. Setelah itu anda bisa melanjutkannya dengan jalan kaki hingga lokasi.

Bila berkunjung ke masjid Salman ITB ini anda tak perlu khawatir tentang harga tiket masuk. Tidak seperti objek wisata lainnya, mengunjungi masjid tentu saja tidak ada tiket masuk yang dibayarkan. Sehingga anda bebas berkunjung untuk melaksanakan ibadah sekaligus mengamati jejak sejarah Indonesia disana.

Selain tak ada tiket masuk yang dibayarkan, Masjid ini juga bisa diakses 24 jam. Tidak ada jam operasional yang diberlakukan di Masjid ini. Hal ini karena Masjid Salman tak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah saja namun juga sebagai tempat berkumpul mahasiswa dan dosen di ITB sehingga aksesnya hingga 24 jam.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan di Masjid Salman

1. Tempat Ibadah dan Kegiatan Keagamaan

Mahasiswa, dosen hingga banyak masyarakat yang menjadikan masjid ini tempat ibadah karena luas dan nyamannya area masjid. Area lahan parkir yang luas dan juga teras yang rindang dan lega menjadikan lokasi ini tak hanya nyaman untuk beribadah namun juga untuk berkumpul mahasiswa untuk melakukan diskusi.

Sehingga bila anda berkunjung ke lokasi Masjid, anda akan menemukan banyak kegiatan mahasiswa ITB yang dilakukan disekitarnya. Sehingga suasana syahdu rumah ibadah akan berbaur dengan suasana semangat belajar mahasiswanya. Fasilitas di dalam bangunan juga menunjang terjadinya beragam aktifitas ini.

2. Lokasi Diskusi Mahasiswa

Seperti sempat disebutkan sebelumnya, bahwa lokasi Masjid Salman ITB ini tak hanya digunakan sebagai rumah ibadah saja namun juga lokasi diskusi mahasiswa hingga dosen. Bahkan menurut sejarah, banyak organisasi besar yang lahir dari tempat ini. Banyak jebolan mahasiswa ITB yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa.

Beberapa tokoh berpengaruh di Indonesia yag merupakan alumni ITB antara lain sperti Aburizal Bakrie, Hatta Radjasa, dan masih banyak lagi. Bahkan Presiden Pertama Indonesia juga merupakan jebolan ITB, yaitu Presiden Soekarno. Sehingga kegiatan mahasiswa di sekitar Masjid hingga kini masih kondusif.

3. Mengamati Bangunan Bersejarah

Dibangun pada tahun 1964, Masjid Salman ini adalah saksi mata perjalanan sejarah di Indonesia. Bahkan tercatat bahwa nama Masjid ini juga diusulkan oleh Presiden Soekarno pada saat itu. Pembangunan masjid ini baru dimulai sejak kunjungan Jendral A.H Nasution pada tahun yang sama.

Tak hanya menyimpan sejarah Indonesia, namun masjid ini juga dibangun dengan teknik arsitektur yang tinggi. Sehingga orang yang berkunjung ke dalam lingkungan masjid pasti akan terpesona dengan keindahan arsitektur yang ada. Bangunan unik ini akan menjadi objek wisata yang menarik untuk dikunjungi di Bandung.

Fasilitas yang Tersedia di Kawasan Masjid

Fasilitas yang tersedia di bangunan masjid ini cukup lengkap. Hal ini karena pengelolaan dilakukan oleh pihak kampus ITB. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain seperti alat ibadah yang lengkap dan terjaga, toilet hingga tempat wudhu yang bersih, teras, hingga lahan parkir yang luas dan lega.

Fasilitas yang tersedia ini akan memudahkan anda yang datang berkunjung, baik wisatawan kota Bandung maupun dari luar kota Bandung. Banyaknya fasilitas penunjang bangunan ini juga membuat banyak mahasiswa dan dosen menjadikan Masjid Salman ITB ini sebagai lokasi strategis untuk berkumpul.

Itulah beberapa informasi dan fakta tentang Masjid Salman di ITB. Bangunan dengan latar belakang sejarah ini akan sayang bila anda lewatkan. Bila berkunjung ke Bandung, anda bisa menyempatkan datang ke Masjid ITB ini. Fasilitas yang lengkap akan membuat wisatawan luar kota nyaman berada disini dan melaksanakan ibadah.