Menko Airlangga Dorong Industri Besi dan Baja Produksi Green Steel

Menko Airlangga Dorong Industri Besi dan Baja Produksi Green Steel

rekomendasi.co.id – JAKARTA, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto, mendorong industri besi dan baja memproduksi green steel yang berbasis pada energi hijau.

Hal itu, disampaikan Menko Perekonomian, saat menyampaikan keynote speech secara virtual mewakili Presiden Joko Widodo dalam acara The Indonesian Iron & Steel Industry Association (IISIA) Business Forum 2022, Kamis (1/12/2022).

Dia mengungkapkan, di tengah peningkatan downside risk perekonomian global, perbaikan kondisi ekonomi nasional masih terus berlanjut dengan didorong salah satunya dari kinerja industri baja dan besi.

Pada periode Januari hingga Oktober 2022, sektor “mother of industries” ini mampu meningkatkan ekspor hingga 39,55 persen (yoy). Hingga Triwulan III 2022, neraca perdagangan besi dan baja juga mengalami surplus senilai 10.61 miliar dolar AS.

“Guna menjaga keberlangsungan industri besi dan baja nasional serta untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing, berbagai kebijakan dan strategi terus diupayakan Pemerintah, antara lain melalui pemberian insentif, seperti tax holiday, tax allowance, pengurangan harga
gas bumi,” ungkap Airlangga.

Menko Airlangga kemudian menjelaskan pemberlakuan SNI Wajib produk logam untuk melindungi industri besi dan baja nasional dari kerugian akibat praktik perdagangan yang tidak sehat.

Terkait upaya mengembangkan ketersedian bahan baku dan/atau bahan penolong, juga disampaikan upaya Pemerintah mendorong pengoptimalan Peningkatan
Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), penetapan slag baja sebagai limbah non B3, dan penerapan neraca komoditas.

“Dengan industri 4.0 kita berharap produktivitas sektor baja meningkat dan khusus untuk baja diharapkan bisa meningkatkan produksi menjadi 17 juta ton pada tahun 2020-2024, dan tentu pencapaian 25 juta ton di tahun 2025-2035, roadmap ini menjadi penting dalam
Pengembangan Industri Nasional 2015-2035,” pungkas Menko Airlangga.

Pemerintah juga terus mendorong berbagai industri strategis terutama industri baja agar mampu menghasilkan produk-produk turunan yang berdaya saing dan dapat mendorong ekosistem sektor lainnya seperti industri konstruksi dan otomotif.

Selain itu, Menko Airlangga juga menegaskan agar perkembangan teknologi dan energi bersih saat ini dapat menjadi pendorong terciptanya green steel yang berbasis pada energi hijau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya yakni Menteri Perindustrian, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Chairman The Indonesian Iron & Steel Industry Association, serta sejumlah pengurus The Indonesian Iron & Steel Industry Association

Editor : Jeanny Aipassa

error: Content is protected !!