Pengprov Jatim Carikan Sponsor untuk Eko Yuli Irawan

Pengprov Jatim Carikan Sponsor untuk Eko Yuli Irawan

JawaPos.com – Kontingen Jawa Timur (Jatim) berhasil meraih juara umum pada kejuaraan nasional (kejurnas) angkat besi yang berlangsung di Sentul, Bogor.

Pada hari terakhir kemarin (28/10), tambahan tiga medali emas dari M. Choirul Anwar di kelas 89 kg pada nomor snatch 130 kg, clean and jerk 168 kg, dan total angkatan 298 kg membuat Jatim menduduki podium tertinggi dengan total 13 medali emas dan 2 perak.

Jatim mengungguli Jambi di peringkat kedua dengan 8 emas dan 4 perak serta Aceh di peringkat ketiga dengan 6 emas dan 3 perunggu.

Ketua Umum Pengprov PABSI Jatim Jeffry Tagore menyatakan, di ajang tersebut, pihaknya memang menurunkan lima atlet terbaik yang paling siap.

’’Walaupun masih ada beberapa atlet yang juga siap. Tapi, karena dibatasi kuota, kami hanya bisa mengirimkan lima atlet di lima kelas yang berbeda. Semuanya menyumbang medali emas,’’ ujarnya kepada Jawa Pos kemarin.

Ya, di ajang tersebut, Jatim diperkuat atlet senior seperti Eko Yuli Irawan yang berhasil menyumbang tiga emas di kelas 67 kg dengan catatan snatch 135 kg, clean and jerk 170 kg, dan total angkatan 305 kg.

Sebagaimana diketahui, Eko bisa tampil di ajang itu lantaran tidak lagi menjadi bagian dalam tim pemusatan latihan nasional (pelatnas).

’’Dan di sini (kejurnas) kami meminta Eko untuk menampilkan yang terbaik. Dan, sekali lagi prestasi di kejurnas ini bisa dijadikan pertimbangan oleh PB PABSI dalam mengambil keputusan,’’ ujarnya.

Lantaran tidak lagi di pelatnas, Eko tidak mendapat biaya dari PB PABSI untuk berangkat pada kualifikasi Olimpiade yang berlangsung di Bogota, Kolombia, pada 5–16 Desember.

Kendati demikian, Jeffry memastikan Eko akan tetap berangkat. Namun, berdasar informasi yang didapatnya dari PB PABSI, Eko harus mengeluarkan biaya mandiri atau dikembalikan ke Pengprov Jatim.

Hal itu cukup disayangkan. ’’Padahal, kalau kita melihat situasinya ini, kan Eko bertanding atas nama Indonesia. Tentunya kalau atas nama Indonesia, tanggung jawab PB PABSI atau Kemenpora atau KONI pusat. Bukan pada pengprov atau KONI daerah. Tapi, memang ada beberapa masalah sebelumnya begitu,’’ ujarnya.

Jeffry meminta dibuatkan surat agar pihaknya bisa mencarikan sponsor untuk keberangkatan Eko.

’’Kan tidak mungkin Eko berangkat dengan biaya sendiri untuk memperkuat Indonesia. Iya dong, yang mana nanti kalau Eko berhasil mendapatkan medali ataupun main di Olimpiade, yang bangga ini kan kita masyarakat,’’ katanya.


Artikel ini bersumber dari www.jawapos.com.