Rusia Terus Gempur Infrastruktur Energi Ukraina

Rusia Terus Gempur Infrastruktur Energi Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan dalam pidato harian yang disampaikan melalui tayangan video Sabtu malam, bahwa Rusia telah melancarkan serangan rudal “berskala luas” di situs-situs energi sipil Ukraina. Serangan itu menyebabkan pemadaman listrik secara nasional.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan hampir 1,5 juta rumah tangga di seluruh negara itu mengalami mati listrik, karena Rusia telah menggencarkan serangannya terhadap pembangkit listrik Ukraina, sistem pasokan air, dan berbagai infrastruktur utama lainnya selama dua minggu terakhir.

Tetapi Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan sebagian besar rudal dan drone Rusia ditembak jatuh. Dia mengulangi pernyataan sebelumnya oleh militer Ukraina bahwa mereka telah menjatuhkan 18 dari 33 rudal jelajah yang diluncurkan dari udara dan laut pada hari Sabtu (22/10).

“Angkatan Udara kami menunjukkan hasil yang baik. Tentu saja, kami belum memiliki kemampuan teknis untuk menembak jatuh 100 persen rudal Rusia dan drone serbu. Kami secara bertahap akan sampai pada tahap itu, dengan bantuan mitra-mitra kami. Saya yakin itu, tapi kami sudah menembak jatuh sebagian besar rudal jelajah, dan sebagian besar drone. Hanya pada paruh pertama hari ini, 20 rudal ditembak jatuh, rudal Kaliber dan Kh-101, serta lebih dari 10 drone Shahed buatan Iran,” jelas Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Daerah-daerah yang menjadi sasaran oleh serangan terbaru itu termasuk Khmelnytskiy dan Lutsk di Ukraina barat dan di pusat kota Uman. Serangan udara dan gangguan listrik juga dilaporkan terjadi di Odesa di Ukraina selatan, pusat kota Dnipro, dan Zaporizhzhia di Ukraina tenggara.

Perusahaan energi nasional, Ukrenerho, terus mendesak semua warga Ukraina untuk menghemat energi.

Pejabat pertahanan Rusia hari Minggu mengakui bahwa Moskow terus menyerang fasilitas energi Ukraina sepanjang hari Sabtu, seperti disampaikan oleh Igor Konashenkov, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia.

“Pada siang hari, Angkatan Bersenjata Federasi Rusia terus melakukan serangan udara dengan senjata jarak jauh yang dipandu dengan presisi terhadap komando militer dan sistem energi Ukraina. Semua objek yang menjadi sasaran telah terkena (serangan),” jelas Igor Konashenkov.

Moskow telah secara terbuka mengakui menyasar pembangkit listrik, sistem pasokan air dan infrastruktur utama lainnya di seluruh Ukraina, dalam taktik baru-baru ini yang diadopsi sementara pasukan Kyiv terus memperoleh kemajuan di medan perang di Ukraina timur dan selatan.

Dalam jumpa pers yang sama, Konashenkov mengklaim bahwa pasukan Rusia telah memukul mundur pasukan Ukraina yang berusaha menekan lebih dalam ke wilayah Luhansk, Donetsk, dan Kherson. [lt/jm]

Artikel ini bersumber dari www.voaindonesia.com.

error: Content is protected !!